Label

Jumat, 21 Januari 2022

Protokol Jaringan: Pengertian, Fungsi, dan Jenisnya

 Protokol adalah sebuah sistem yang berfungsi untuk mengatur proses pertukaran data antar komputer dan jaringan. Jika Anda sering berurusan dengan sebuah komputer, pastinya Anda sudah pernah menggunakan protokol jaringan sebelumnya.Tanpa sebuah protokol, proses hubungan antar komputer tidak akan bisa terjadi dan data tidak bisa diakses dengan baik.Mendengar hal itu pastinya Anda penasaran bukan pengertian lebih dalam tentang protokol dan mengapa itu sangat penting?

Fungsi Protokol

Nah selain menghubungkan dua jaringan, protokol juga punya banyak fungsi lainnya. Berikut adalah beberapa fungsi protokol yang lainnya: 

1. Timeouts

Protokol juga digunakan untuk melakukan self-destructive counter (menghancurkan diri sendiri) pada setiap IP paket yang sudah kadaluarsa dan rusak.

Ini membantu jaringan untuk memberikan batasan umur dari paket dan juga mencegah jaringan mengalami overload karena paket yang rusak.

2. Reassembly

Saat data masuk pada jaringan protokol, informasi yang terkirim akan dipecah menjadi beberapa paket berbeda. Ini dilakukan untuk menghindari ukuran paket yang terlalu besar.

Nah karena pecahan paket tidak dikirimkan secara berurutan, fungsi reassembly adalah untuk menyusun ulang paket paket tersebut saat tiba di jaringan penerima.

3. Options

Protokol juga bisa digunakan untuk mengizinkan komputer pengirim untuk memutuskan bagian dari paket yang akan didapatkan oleh komputer penerima.

Hal ini dilakukan untuk menemukan bagian terpenting yang perlu disampaikan ke jaringan penerima dan menambahkan keamanan paket.

4. Flow Control

Protokol jaringan juga berfungsi untuk mengatur perjalanan data dari transmitter dan receiver satu-persatu untuk membantu membatasi jumlah data yang terkirim.

Flow control juga menentukan proses transfer informasi antara pengirim dan penerima serta mengaktifkan dan menonaktifkan transmisi informasi.


Jenis-Jenis Protokol Jaringan

Dengan banyaknya jaringan komputer yang ada saat ini, pastinya ada juga banyak jenis protokol yang tersedia. Berikut adalah beberapa diantaranya:

1. TCP/IP

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, TCP/IP adalah standar protokol jaringan komunikasi data yang banyak digunakan oleh pengguna internet.

Standar TCP (transmission control protocol) dan internet protocol (IP) mengatur proses transfer data dari satu komputer ke komputer lain melalui koneksi internet.

2. Domain Name System (DNS)

Protokol jaringan domain name system adalah sebuah distributed database yang digunakan dalam pencarian nama komputer dalam sebuah jaringan TCP/IP.

DNS mampu bekerja dengan baik pada jaringan pada skala kecil sampai dengan skala global. Umumnya, jaringan ini digunakan pada website dan aplikasi di internet.


3. HTTPS

Jika Anda sering berurusan dengan website dan internet, tentunya Anda sudah pernah mendengar istilah HTTPS sebelumnya bukan?

HTTP atau Hypertext Transfer Protocol adalah sebuah protokol jaringan yang mengatur komunikasi dan transfer data antar client (web browser) dan server. 

Nah HTTPS adalah versi yang lebih aman dari protokol HTTP biasa. Hal ini dikarenakan HTTPS mendapatkan dua lapis enkripsi dari SSL dan TLS.

Umumnya, Anda bisa melihat protokol HTTPS digunakan pada banyak website di internet. Protokol jaringan yang satu ini digunakan untuk menjaga keamanan jaringan.


4. SSH (Secure Shell)

SSH (secure shell) adalah protokol transfer yang memungkinkan penggunanya untuk mengontrol sebuah perangkat dari jarak jauh melalui koneksi internet.

Dengan SSH, user bisa mengakses dan memodifikasi berbagai macam pengaturan maupun file yang ada di dalam perangkat penerima secara remote dengan aman.

Jika Anda ingin tahu lebih jauh lagi tentang SSH, tenang Golden friends! kami sudah pernah menulis membahas tentang SSH dengan lengkap sebelumnya pada artikel berikut ini.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar